membuka mata dengan wawasan
Just another WordPress.com weblog

KAMPANYE PILGUB & WALIKOTA = KAMPANYE LINGKUNGAN & GEMAR MEMBACA

BC Blog Competition – CS

Akhir-akhir ini banyak kita jumpai kampanye PILGUB dan PILWALI seperti yang terjadi di Jawa Timur. Banyak orang yang melakukan kampanye untuk pemilihan kepala daerah. Hari itu aku juga tidak mau kalah dengan mereka untuk melakukan kampanye. Tapi kampanyeku berbeda dengan orang-orang untuk memilih salah satu calon kepala daerah. Mulai tanggal 14 Juli 2008 kemarin, aku melakukan kampanye peduli lingkungan sekaligus gemar membaca. Ini aku lakukan sebagai bentuk komitmenku mengikuti Bayer Young Environmental Envoy 2008. Setelah melakukan berbagai seleksi dan akhirnya aku masuk lima belas besar, aku mengimplementasikan proposal proyek yang aku ajukan. Aku membuat stand pameran lingkungan di beberapa SD/MI di seputar Kota Malang.

Di stand pameran ini ada binatang yang aku bawa sebagai alat peraga sekaligus poster yang mengintruksikan kepada anak-anak untuk peduli lingkungan. Selain itu ada mobile library yang menyediakan buku-buku dengan tema lingkungan dan ensiklopedia selain buku-buku yang lain yang masih banyak lagi tema yang membuat anak-anak tidak rela melewatkan untuk mengunjungi stan ini. Di sini aku juga memberikan materi kepada anak-anak terkait dengan Global Warming. Materinya berisi tentang apa sebenarnya Global Warming itu? Apa penyebabnya? Dan Apa yang Bisa Kita Lakukan. Tentunya dengan bahasa yang sederhana dan bisa diterima oleh anak-anak SD/MI.

Dikesempatan ini pula aku bisa berdialog dengan anak-anak tentang masalah lingkungan yang selama ini menjadi isu hangat. Bagi anak-anak pameran ini sangat menyenangkan karena selain bisa bermain, anak-anak bisa mendapatkan pengetahuan tentang lingkungan. Anak-anak sangat antusias menyimak apa yang sedang saya sampaikan, terlebih ada peraga binatang hamster dan kura-kura sebagai cara saya menyampaikan materi. Disini anak-anak bisa belajar sekaligus bermain. ”Seru banget” itulah mungkin kesanku selama mendampingi anak-anak. Mereka menjadi penasaran dan bertanya. Disini tugasku menjawab apa yang ditanyakan oleh anak-anak. Kita bisa berdialog dengan anak-anak sekaligus bisa bermain.

”Di sekolah, kesempatan seperti ini sangat penting sekali bagi anak-anak terlebih anak-anak sangat antusias” kata Ibu guru. Selain itu, adanya buku-buku yang ada di mobil keliling milik Perpustakaan Kota Malang ini menambah menarik karena menyediakan buku-buku yang tidak dimiliki oleh sekolah. Di SD Laboratorium UM, mobil keliling ini ditanggapi dengan antusias sekali karena di SD ini tidak ada perpustakaannya. Total ada 6 SD/MI yang bisa mendapatkan pameran lingkungan yaitu SDN kauman 1, SDN Kauman 2, MIN Malang 1, SD Lab UM, MI Jenderal Sudirman, SDN Dinoyo 1. Semuanya ada di Kota Malang.

Pesan yang ingin saya sampaikan kepada anak-anak adalah kita mengenalkan sejak dini tentang isu-isu yang sedang terjadi seperti Global Warming, Climate Security dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami oleh anak-anak. Dengan demikian anak-anak bisa memperoleh suatu gambaran terhadap apa yang terjadi dan bisa melakukan tindakan dimulai dari sekarang. Meskipun dengan sesuatu yang sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya, menanam satu pohon, menyayangi binatang adalah lebih baik daripada dengan program yang besar tetapi hanya sekali. Lebih baik dengan sesuatu yang sederhana, maka secara tidak langsung akan membawa kepada tindakan yang lebih besar selain itu dengan dimulainya sejak anak-anak, tindakan itu akan melekat sampai dewasa. Apa yang bisa kita lakukan semampu kita itu lebih baik daripada tidak sama sekali.

Harapan saya kedepan, kita dapat membuat stand pameran yang menetap di sekolah atau corner stand yang berisi tentang peraga-peraga untuk menyayangi lingkungan serta buku-buku bertema lingkungan. Dengan demikian anak-anak bisa mengunjungi stand ini setiap hari. Tapi hal ini membutuhkan dana yang besar untuk merealisasikannya. Bila ada donatur atau sponsor yang mau dan peduli atas hal ini merupakan suatu tindakan yang sangat terpuji.

Kampanye kepedulian lingkungan ini harus tidak berhenti sampai di sini saja sebagai bentuk implementasi proyek program seleksi BYEE 2008. saya berharap program ini akan berlanjut meskipun dala waktu yang tidak ditentukan misalnya dua minggu sekali untuk melakukan pameran di sekolah tetapi saya memiliki harapan besar untuk dapat membuat fix corner stand di sekolah sehingga kampanye peduli lingkungan akan terwujud setiap harinya.

No Responses Yet to “KAMPANYE PILGUB & WALIKOTA = KAMPANYE LINGKUNGAN & GEMAR MEMBACA”

Leave a Reply