membuka mata dengan wawasan

Just another WordPress.com weblog

Arsip untuk Mei, 2009

Majelis Penguji 3

Ditulis oleh aaimz di/pada Mei 20, 2009

Senin, 18 Mei 2009 pukul 12.00-13.00 adalah masa eksekusi bagiku untuk mempertahankan skripsiku di meja sidang komprehensif. Seluruh kemampuan harus dikerahkan untuk dapat menjawab setiap pertanyaan yang diajukan oleh penguji dalam inkubator majelis penguji 3 ini.

Awalnya sebelum dilakukan sidang, terlebih dahulu seluruh peserta harus berkumpul untuk upacara yang di pimpin oleh Sekjur (Sekretaris Jurusan) Pak. Dr. Imam Hanafi. Upacara dilakukan dengan berdoa sebelum ujian di mulai.

Ah, darah berdesir mengalir menuju seluruh syaraf. Deg-degan sekaligus nervous pasti ada, tapi aku berusaha menghibur diri agar bersikap seolah-olah bisa mengatasinya.

Tepat setelah upacara, aku menunggu di ruangan, awalnya hanya tiga dosen penguji yang datang, tapi tetap di mulai acara sidang ini. Pertanyaan demi pertanyaan di lantunkan oleh dosen penguji. Meskipun apa yang sudah aku pelajari dan yang ditanyakan jauh berbeda sekali, aku berusaha menjawab setiap pertanyaan. Meskipun aku tidak puas dengan jawabanku, aku harus bisa meyakinkan setiap jawabanku. Akhirnya keempat dosen penguji sudah melakukan tugasnya untuk “mengeksekusiku”

Hu,,,,,,,rasanya panas dan pengap sekali, akhirnya selesai sudah satu jam aku berada di ruangan inkubator yang mempertaruhkan kemampuan untuk mendapatkan gelar Sarjana Administrasi Publik (S.AP). Rasanya lega dan plong, tapi dibalik itu masih ada beban berapa nilai yang aku peroleh.

19 Mei 2009, aku pergi ke kampus mengambil saran-saran yang harus aku kerjakan untuk revisi perbaikan. Aku melihat nilaiku, ada angka 80, 80, 80, dan 82. Jika di total seluruhnya terdapat rata-rata 80,5. Bila di lihat di buku panduan skripsi nilai A berkisar >80 – 100. Apakah nilai ini menunjukkan nilai A. Semoga nilai ini adalah nilai A yang menjadi harapan semua mahasiswa dalam ujian ini.

Yang membuat aku bisa bertahan dengan ketenanganku adalah support seluruh teman-temanku yang datang saat aku ujian kompre. Mereka adalah Deni Okta, Afifa, Anita, Bima, Angga, Agus, Aris, Yoki, Desak, Cristika, Meta, Eka, Titut, Wiwid, Adyas, Memey (teman-teman kompre: Imam, Aan, Lina, Sandra, Oscar). Semangat dari kalian memberikanku semangat untuk berjuang sampai titik darah penghabisan. Dan buat Riro yang meskipun tidak datang, terima kasih supportya di sms. Terima kasih juga buat Pak. Said yang telah memberiku nilai 82 sehingga menyelamatkanku untuk berharap mendapatkan nilai A. Kita tunggu nilai apa yang akan aku peroleh. Heheehehehh…

Sekarang setelah selesai ujian ini, waktunya revisi dan mengurus semua berkas untuk mendaftar wisuda. Ah….semoga saja setelah lulus nanti, pekerjaan sudah menantiku….Amin.

Ditulis dalam Uncategorized | Bertanda: , , | 2 Komentar »

Musik Berkualitas? WAJIB di Amild Live Wanted 2009

Ditulis oleh aaimz di/pada Mei 14, 2009

Ada bentang yang sangat lebar musik tanah air saat ini, bentang antara musik dulu dengan musik sekarang. Bila musik sekarang jumlahnya melebihi jumlah armada bus di Ibu Kota, musik zaman dulu tidak sebanyak sekarang. Bukan hanya pada kuntitasnya saja, tetapi kualitas musik saat ini jauh berbeda dengan musik dulu. Bila dulu kita mengenal Koes Ploes, Titik Puspa, Chrisye, Godbless, Iwan Fals, Vina Panduwinata dll. Patut kita acungi jempol bahwa musik dulu lebih berkualitas daripada musik sekarang ini. Kualitas sebuah musik akan memberikan cara pandang pendengarnya untuk menghargainya.

Dahulu, kita mengenal tidak banyak musik di Indonesia, tetapi dari sisi kualitas, musik dulu lebih memiliki kualitas yang cukup baik daripada musik saat ini. Dari syair-syairnya, melodinya, pesan dari syairnya, terasa memiliki pesan yang penuh dengan arti bagi kehidupan masyarakat. Adakalanya kritik-kritik bagi pemerintah, tentang kehidupan masyarakat miskin ataupun tentang kehidupan seorang bocah yang harus berkorban untuk mendapatkan pendidikan. Pesan itu seringkali menghiasi lagu-lagu para musisi senior kita. Sementara saat ini, sedikit sekali para musisi yang membuat lagunya menjadi ilham bagi orang lain. Bila kita bandingkan musisi zaman dahulu dengan zaman sekarang, terdapat banyak sekali perbedaan yang cukup signifikan. Musisi zaman dulu menunjukkan eksistensinya dengan menciptakan musik yang berkualitas dan bersahaja.

Perkembangan musik di Indonesia di pengaruhi oleh kreativitas musisi dan generasi muda yang cinta musik tanah air. Berkibarnya musisi ini karena banyak generasi muda yang kreatif atas usaha dan idenya mencipatakan musik tanah air yang saat ini dapat kita nikmati. Musisi saat ini muncul seperti kacang goreng yang mana beragam musik yang ditawarkan tetapi sedikit sekali idealisme dalam musiknya sehingga mudah sekali para musisi saat ini berkibar tetapi mudah sekali pula mereka tenggelam. Kalau kita amati perkembangan musik saat ini, banyak para musisi yang dengan mudah muncul dan tenar, tetapi banyak pula yang tenggelam entah ke mana.

Idealisme musik tanah air sangat penting sekali untuk menunjukkan kualitas musik tersebut. Keberadaan jiwa dalam setiap lagu akan memiliki nilai yang berarti bagi pesan-pesan dari lagu tersebut. Para pencipta lagu harus menghadirkan soul-nya dalam setiap lagunya sehingga eksistensi lagu itu akan laku sepanjang zaman. Musik yang berkualitas inilah yang akan tetap ada meskipun zaman sudah berubah seratus delapan puluh derajat, karena musik yang berkualitas tidak mengenal perubahan waktu.

Saat ini banyak sekali para musisi bermunculan dengan berbagai tawaran lagu yang beragam. Aliran baru pun muncul dengan jenis yang sangat unik dan punya khas tersendiri. Banyak pula musisi yang melakukan berbagai cara agar bisa di kenal orang, yakni dengan mengcopy dan memodifikasi lagu orang lain. Perbuatan ini harus dihindari untuk perkembangan musik Indonesia ke depan. Bagi para musisi hendaknya dalam menciptakan lagu, menghadirkan jiwanya sehingga musiknya akan di kenal dan di kenang orang lain sepanjang masa.

A Mild Live Wanted adalah sebuah ajang yang memberikan kesempatan kepada generasi muda khususnya untuk mengeluarkan ide-ide kreatif mereka dalam bermusik. Demo musik para generasi muda ini nantinya akan di nilai oleh juri dan ditentukan siapa yang berhak mendapatkan tempat yang layak atas usahanya menciptakan musik yang berkualitas. Ajang ini adalah suatu kesempatan emas bagi generasi muda yang suka dengan bermusik untuk menunjukkan bahwa ciptaannya layak untuk dihargai.

Perkembangan A Mild Live Wanted sudah berkiprah sejak tahun 2007 dan telah menelorkan banyak musisi yang berkualitas karena untuk menjadi sang jawara harus mengeliminasi ribuan musisi. Bukan berarti para peserta kualitasnya lebih jelek tetapi barangkali kesempatan untuk bisa lolos di ajang ini belum didapatkan. Banyak kesempatan lain yang dapat di ikuti oleh para generasi muda agar bisa eksis dengan lagu yang diciptakannya.

A Mild Live Wanted 2009 merupakan ajang ke tiga dari yang sudah di gelar oleh panitia A Mild Live Wanted. Ajang ini adalah ajang nasional yang wajib diikuti oleh para musisi yang baru muncul dan ingin menembus pasar industri musik tanah air. Selain ajang ini memberikan banyak kesempatan untuk kepada musisi baru, ajang ini adalah ajang yang harus diimbangi dengan kreativitas yang original karena bukan tidak mungkin segala cara dilakukan untuk mendapatkan ketenaran. Ajang Amild Live Wanted adalah ajang yang paling bergengsi untuk menciptakan segala jenis musik yang berkualitas. Keberadaan musik yang berkualitas inilah yang akan menentukan eksistensi para musisi.

Berpartisipasi dalam ajang ini adalah suatu kesempatan yang sangat bagus dan terbuka bagi generasi muda kita untuk bisa mempertahankan kualitas musik-musik jaman dulu dengan mengusung musik yang layak atau patut mendapatkan penghargaan di masyarakat. Ajang ini adalah ajang untuk mengeksplorasikan kualitas generasi muda dalam mempertahankan musik Indonesia yang terus bersaing dengan musik mancanegara. Keberadaan musik Indonesia yang memiliki soul akan laku dan akan diingat sepanjang zaman. Hanya kualitas musik inilah yang akan membawa seorang musisi mendapatkan tempat di masyarakat, bukan pada ketenaran atau lainnya.

So, bagi generasi muda, inilah saatnya menunjukkan kualitas bermusik di ajang A Mild Live Wanted 2009. Pastikan bahwa generasi muda saat ini bisa mempertahankan kualitas musik yang di usung oleh senior-senior kita atau kalu bisa menunjukkan yang lebih baik lagi. Tanpa basa-basi lagi, DAFTARKAN DIRI LO untuk A Mild Live Wanted 2009. Just klik www.amild.com. Sukses kalian adalah kesuksesan kita semua.

Ditulis dalam Uncategorized | Bertanda: , , | 4 Komentar »

Become AFS Volunteer – Squad Madiun

Ditulis oleh aaimz di/pada Mei 11, 2009

Fresh sudah setelah tidur yang lumayan lama, aku baru bangun jam 10 pagi. Kemarin hari Sabtu aku berangkat ke Madiun bersama dengan AFS Volunteer. Berangkat dari Malang pukul 4.00 dan sampai di Madiun sekitar pukul 10 malam. Perjalanan yang cukup lama dan melelahkan, karena mobil yang membawa kami berjalan sangat pelan sekali. Tapi bagi keamanan, cukup aman untuk perjalanan. Sebelum sampai di Madiun, kami mengisi perut dulu di rumah makan di Nganjuk. Aku pesan nasi krengsengan dan es buah, ah sedap sekali. Meskipun kurang sih karena nasinya sedikit sekali tapi cukup untuk mengganjal perut. Setelah sampai di Madiun, kami menginap di Hotel Indah. Cukup lumayan bagi Kota Madiun untuk memberikan fasilitas ini, ahhhhh setelah mandi dan membersihkan diri serta ganti dengan pakaian yang bersih, aku tidur…….

Pukul enam pagi semua harus sudah siap, kami berkumpul di loby hotel. Setelah sarapan nasi goreng plus teh hangat, kami menuju SMA 2 Madiun tempat diadakannya tes tulis AFS. Tes dimulai jam 8 dan berakhir jam 3 sore. Ada pengalaman seru saat menjaga anak-anak SMA berjuang untuk bisa mengerjakan tes AFS. Ada tiga tes yang harus diselesaikan oleh peserta yaitu tes kemampuan umum, bahasa inggris dan esai. Waktu yang cukup lama untuk menunggu peserta mengerjakan soal. Wah, kali ini pengalaman menjadi guru SMA yang menjaga ujian. Seru juga bisa ikut menjaga anak-anak yang tengah berjuang. Setelah itu kami siap-siap kembali perjalanan ke Malang, tetapi sebelum pulang, kami mampir di warung makan “Yuk Gembrot” untuk menyantap pecel khas Madiun. Enak dan maknyussss…..

Setelah itu kami melakukan perjalanan pulang, kami mampir dulu untuk beli oleh-oleh khas Madiun, -BREM- setelah itu kami benar-benar pulang menuju Malang. Ada saat takut dan risau saat kami melewati jalan yang berkelok-kelok di daerah Kasembon-Ngantang karena saat itu sepi banget dan gelap. Sekitar pukul setengah sepuluh, aku benar-benar pulang, tidur dan siap untuk beraktivitas seperti biasanya. Ah, pengalaman ini benar-benar bisa menghilangkan stresku yang akan menghadapai sidang skripsiku..moga aja sidangku lancar….amin…..

Ditulis dalam Uncategorized | Bertanda: | Leave a Comment »