membuka mata dengan wawasan
Just another WordPress.com weblog

Agu
31

Kalau di tanya maskapai apa yang saat ini menjadi idolamu? Dengan tegas saya akan menjawab Airasia.

IMG00268-20130514-1001Yap, benar pake bingittt, Airasia menjadi maskapai penerbangan yang saat ini paling favorit saya. Mengapa demikian? Karena airasia sudah membawa saya menjelajahi bagian dunia yang dulu hanya bisa saya lihat melalui foto, membayangkan bisa menjadi objek foto dengan background negara-negara yang hanya ada dalam mimpi, bisa update status di negeri orang. Yah benar sekali, mimpi itu akhirnya menjadi nyata.

Keindahan wisata di Indonesia dan luar negeri seaakan menjadikan My Dream Come True. Its Real! Saya bisa menjelajahi Bandung, Makassar, Bali, Kuala Lumpur, Singapore, Bangkok dengan penerbangan Gratis, tidak mahal, its free..Yah, dengan Rp 0 (nol) dan Poin Big 0 (nol), impian-impian saya menjadi nyata.

20130512_120434lAwal dulu di tahun 2011 untuk pertama kalinya saya ke Luar Negeri dengan tujuan ke Kuala Lumpur, karena ada teman saya yang sedang kuliah disana, saya ingin menemui dia. Penerbangan dengan airasia yang cukup murah membawa saya pergi ke Kuala Lumpur dari Surabaya. Ini adalah pengalaman saya ke luar negeri dengan airasia. Pengalaman yang tidak mungkin saya lupakan karena single traveler ke luar negeri dengan pengalaman pertama kali membuat paspor. Wow, sungguh pengalaman naik airasia ini menjadikan saya ketagihan menjadi traveler. Dan disanalah saya mendapatkan banyak pengalaman pahit dan manis, mulai dari tas yang hampir hilang, menginap di bandara LCCT karena penerbangan terakhir jam 12 malam di cancel sampai pagi dan itu sungguh seru!

Promo-promo airasia yang sangat murah dengan nol rupiah (RP 0) membawa saya menikmati keindahan tempat-tempat wisata yang dulu hanya impian. Bandung adalah kota yang membawa saya dan enam teman kantor saya menjelajah. Hanya membayar Rp 75.000 untuk Tax per orang PP, saya dan enam teman saya bisa flight dari Surabaya – Bandung. Wow, harga yang gila-gilaan untuk sebuah maskapai penerbangan. Selanjutnya Kota Makassar, hanya Rp 135.000 saya dan dua teman saya bisa terbang ke kota ini.

Kemudian Bangkok, hanya dengan Rp 550.000 PP Surabaya-Bangkok pun terlewati, saya dan teman-teman saya bisa melihat Pattaya dan Bangkok yang notabene hanya bisa di lihat di internet. Pada saat kami ke sana sedang terjadi konflik di Thailand, ternyata pengalaman pada saat di Negara yang sedang konflik dan berita-berita di televisi sangat jauh berbeda meskipun ada jam malam sampai jam 8 malam semua tempat-tempat belanja dan jalan raya sudah sepi. Pengalaman ini karena airasia telah membawa saya ke negeri Gajah Putih. Dan tidak hanya Bangkok dan Pattaya yang dapat saya kunjungi, airasia telah membawa saya ke Bali dan Singapore dengan tiket Gratis Airasia.

Siapa sih yang tidak mau jalan-jalan gratis dan bisa mengunjungi tempat-tempat wisata yang notabene hanya ada di pikiran kita. “Book Ticket and Just Leave” itu merupakan simbol saya untuk airasia yang memberikan tiket gratis.

Promo-promo airasia ini menjadikan saya ketagihan untuk terbang, terbang dan terbang lagi dengan airasia. Sungguh akan membawa banyak pengalaman bagi saya untuk bisa mengetahui lebih banyak destinasi wisata yang mengubah hidup saya dalam melihat sisi dunia.

Ke luar negeri saat ini bukan sesuatu yang wow lagi karena airasia mengubah hidup saya menjadi traveler yang bisanya hanya di negeri sendiri, tetapi bisa menikmati ke luar negeri. Semoga airasia menambah destinasi-destinasi menarik lainnya yang bisa membuka cakrawala pemikiran saya untuk mengetahui keindahan-keindahan bagian dari dunia ini. Dan saya terus menunggu promo-promo airasia lagi untuk bisa keliling dunia.

Iklan
Okt
21

#6 (16-04-2013)

ImageMorning Singapore……

Pagi ini ladies balek ke Indonesia… hujannya deras sekali..ladies naik taxi ke change airport untuk flight ke tanah air.

Planning saya hari ini ke NTU (Nanyang Technological University) kampus yang punya ketenaran di Singapore dan saya pengen sekali bisa S2 disana… (I wish)…..

Untuk menuju ke NTU mudah sekali karena tinggal naik MRT sudah bisa sampai…. Setelah naik MRT ke stasiun bis dan langsung bisa keliling-keliling di kampus NTU dan saya berhenti di kampus Bisnis (s2).

First impression lihat kampusnya biasa saja, bisa dibilang lebih bagus dari kampus di Indonesia, tapi kampus dengan gedung-gedung di NTU bukanlah alas an mahasiswanya tidak pandai…hehehehehe

ImageTernyata jalan2 di enam hari sudah bikin badan remuk. Pengennya masih bisa menjelajah lebih banyak lagi tapi apadaya kaki sudah gempor, badan sudah tidak bisa diajak kompromi…. Setelah dari NTU lanjut kembali ke hostel untuk istiraha, padahal masih pengen cari oleh2 di Mustafa Centre.

Hari ini saya habiskan untuk mengembalikan tenaga dengan tidur hingga malam…

Okt
21

#5 (15-04-2013)

Hari kelima saya di negeri orang, jadwal hari ini ke Flower Dome, Waterfall Dome, Marina bay, Orchard Road, Singapore Flyer dan Mustofa Centre….sungguh panjang sekali perjalanan kali ini dan butuh tenaga yang extra..

ImageFlower Dome dan Waterfall Dome. Disini kita bisa masuk ke sebuah dome yang mana ada air terjun buatan (waterfall dome) dan ad ataman bunga tulip (flower dome). Dengan udara yang sejuk, dingin dengan keindahan warna tumbuh-tumbuhan serta gemercik air membuat kita merasa dingin, sejuk…… dan saya juga bisa melihat langsung bunga tulip tanpa harus pergi ke Belanda (next bolehlah ke Belanda buat lihat bunga tulip disana) dan saat kita kesana kita barengansama bocah2 playgroup. Jadi senyum2 sendiri melihat kelucuan wajah2mereka. Untuk masuk ke wahana ini kita harus membayar sekitar S$ 38 cukup mahal tapi kapan lagi bisa kesini J))

          Setelah puas bersejuk2 ria kita ke Marina Bay, kita Cuma naik keatas tanpa melihat2, padahal saya pengen lebih menjelajah marina Bay Sands, dan bisa berenang di atap hotel (kapan2lah bisa kesana)

          Kalau ke Singapore belum ke Orchard Road belum afdol, kita bisa melihat gerai2 barang branded dan yang pasti harganya lumayan menguras kantong,

          Nah kalau ke orchard road selain poto di jalan yang bertuliskan Orchard Rd, jangan lupa belie s krim (di Indonesia es potong) seharga S$ 1 di depan Ion City, yang jual kakek2 or nenek….hahahaha enak kok rasanya….

          Setelah puas nongkrong dan ber window shopping kita menuju Singapore Flyer, kita bisa naik kincir raksasa dan bisa melihat Singapore dari atas, dan kebetulan saat itu malam jadi pemandangan lebih indah, dan saat kita mau pulang, hujan derassss sekali,,,,,,yah akhirnya bisa merasakan hujan di negeri orang,,,,,,

          Next pulang, badan sudah remuk redam, tapi ladies masih mau cari oleh2 coklat yang katanya harganya miring di Mustafa Centre, saya dan 1 ladies sudah tidak kuat lagi, kita balik hostel…….setelah beli makanan India…

          Capek, puas, senang,,,,saatnya zzzzzz

Okt
16

#4 (14-05-2013)

IMG00286-20130514-1519

Time for Sentosa Island dan Universal Studios Singapore(USS)

Sebelum menjelajahi Univesal Studios Singapore, let’s have a breakfast at Hostel, sarapan pagi dengan roti, sereal, buah harus dibiasakan, cukup kenyang tapi bagi yang biasa makan nasi, popmie menjadi pilihan (ladies).

Setelah sarapan kita menuju ke  Merlion untuk poto-poto dengan lambang patung singa. Belum afdol jika ke Singapore belum berpoto minum air singa, hahahahah. Dan pagi ini para ladies dikejutkan oleh orang-orang di MRT yang akan berangkat kerja, wajah lurus seperti zombie, berjalan cepat, straight forward, tak banyak omong, sibuk dengan gadget masing-masing dan music dan game teman mereka serta waktu adalah uang.

Setelah puas dengan berpoto di Merlion, meskipun kurang puas karena ramaianya turis2 korea or Japan serta terik matahari yang menyengat. Kita menuju ke USS menggunakan MRT. Kita harus ke Vivo City untuk naik Bus Express di lantai 3. Cukup membayar S$ 4 untuk tiket return. Di sepanjang perjalanan menuju Sentosa Island kita disuguhi pemandangan gedung-gedung dan aneka pemandangan yang indah di sebuah pulau. Jadi gag mau balik ke Indonesia nech.. sampai di USS kita pasti langsung berpoto ria di depan globe bertuliskan Universal Studios. Nah ini baru seru, kita harus menjual 6 tiket karena akibat kesalahan teknis, kita membeli 10 tiket padahal hanya 4 orang yang datang ke sini. Kemampuan marketing dan bahasa Inggris kita pun di asah dan tiketnya laku keras….hehehehehe (kapan-kapan jualan lagi yuks). Eh malah ada yang nawarin voucher makan seharga S$ 10 tetapi kita cukup bayar S$ 8, yah lumayan meskipun punya saya hilang entah kemana saat pas sudah di pegang saat bayar, aneh bin ajaib, ya sudahlah,…

Di USS kita sangat puas menikmati wahana disana serta belanja2 yang membuat kantong lumayan jebol. Kita masuk wahana Transformer, sungguh wahana yang tidak bisa saya lupakan, kita masuk ke suatu gedung kemudian mengantri, kita naik roal coster dan menggunakan kacamata 3D, kita seolah2 masuk di robot dan perang melawan robot2 transformer, seruuuu sekali, puas masuk Transformer dan beli souvenir Transformer,

Next kita masuk wahana Mummi, sama dengan Transformer, kita disuguhi wahana dengan kegelapan dan melihat jaman dulu di dalam piramida, then kita naik roal coaster, disini ada warna merah dan biru, kalau warna merah kepala kita di atas, kalau yang warna biru kita naik dengan kepala di bawah kita segerombolan naik yang warna merah dengan kepala di atas.

Yang unik disini saat kita menitipkan barang di loker, kita dikasi loker automatic dan digital, kita free 45 menit pertama dan selanjutnya kita harus bayar jika lebih dari 45 menit, emang dasar Singapura, semua serba digital….Banyak wahana yang kita jelajahi, seperti show Bajak Laut, masuk ke Madagaskar dll

Rasanya seharian bikin kaki dan tenaga habis…..

ImageSetelah sangat puas dan capek, saya dan ladies kembali ke Vivo City dan melanjutkan perjalanan. Dan next destination kita kembali ke Hostel, rasanya tenaga sudah habis dan perlu di recharge……kita kelelahan semuanya…. Tapi seneng sekali…

Setelah cukup istirahat, merecharge tenaga, malamnya adalah shopping time…kita puas2kan shopping oleh2 di Chinatown, tinggal jalan saja dari hostel karena tempat belanja di Chinatown terletak diseberang jalan hostel. Disini serba S$ 10, gantungan kunci bisa dapat 36 biji, sumpit bisa dapat 3-6, miniature merlion, asbak, apasaja S$ 10 dapat 3 biji, baju wanita, kaos, gantungan kunci, hiasan dinding, apasaja ada dan murah jika kita bisa menawarnya, dan kebetulan kita disapa oleh orang India yang pernah ke Indonesia dan bisa bahasa, jadi kita bisa belanja sepuasnya dengan harga yang miring, dan namanya ladies, memborong membabi buta di sini. Dan saya juga memborong sampe2 koper gag muat lagi…..belanja memang menyenangkan…

Perjalanan hari ini sudah cukup melelahkan dan waktunya kita zzzzzzz karena besok masih panjang rute perjalanannya….

Okt
16

#3 (13-05-2013) 

Yes, pagi ini saya harus flight ke Singapore, pesawat saya jam 11.30 am Waktu Malaysia yang sama dengan waktu Singapore. Seperti biasa breakfast McMuffin with tea di Mc Donald. Hari ini saya benar-benar merasakan breakfast at Kuala Lumpur, Lunch di Singapore di negeri orang. Pagi-pagi saya bingung, di tiket tigerairways tercatat departure dari Kuala Lumpur International Airport (LCC Terminal). Ini departure dari KLIA apa LCCT? Saya memutuskan untuk membeli tiket bis ke KLIA seharga RM 10, tapi saya masih ragu, untungnya bis masih berangkat setengah jam lagi. Saya merasa bingung, ada petugas airasia yang baru saja turun dari bis, saya tanya ke mbak-mbaknya dan dia jawab kalo penerbangan dari LCCT. Saya tambah bingung, dari KLIA apa LCCT. Dan akhirnya saya putuskan berangkat dari LCCT. Dan saya harus membeli tiket lagi sebesar RM 9, dan thanks God, God save me. Ternyata benar saya harus departure dari LCCT. Kalo tadi jadi ke KLIA, saya tidak bisa ke Singapore. 

Tepat jam 11.30 am setelah melewati proses check in dan imigrasi, pesawat tigerairways menuju Singapore dari Kuala Lumpur. Wah uang ringgitnya harus dihabiskan neh, dan coklat di LCCT terbeli dengan sisa ringgit yang masih ada. Ringgitpun habis dan siap menghabiskan dollar Singapore. Butuh waktu satu jam menuju Singapore dari Kuala Lumpur, perjalanan ini saya habiskan untuk tidur untuk me re-charge tenaga. Tapi saat mau landing, mata tak henti-hentinya melihat keindahan Singapore. Its amazing…..

Touch Down Singapore,

ImageSetelah turun dari pesawat, langsung deh melihat-lihat Changi Airport yang penuh dengan keindahan nya. First impression,  gerogi, capek, shock, fear, bercampur aduk lah. Tau sendiri, menurut tulisan-tulisan di internet Singapore sangat ketat sekali, sampai migraine kepalaku karena shock. Setelah menenangkan diri, calm down, and listening music, akhirnya bisa berpikir, cek imigrasi lancar dan saatnya mencari MRT menuju city.

Sempat bingung dan muter-muter akhirnya saya menemukan counter pembelian tiket MRT, setelah baca buku dan Tanya pada petugas, saya membeli STP (Singapore Tourism Pass) yaitu tiket MRT, BUS, LRT yang bisa dipakai unlimited, karena saya di Singapore 5 hari, saya beli tiket yang 3 hari S$ 30 (bisa di refund S$ 10 kalau kartunya di kembalikan). Setelah beli, saya tempel di mesin tiket, dan suruh masukkan cash, S$ masuk mesin, dan loh, saya kok jadi oon, STPnya kan bisa langsung dipakai. Tapi gak apa-apa STP nya kan berlaku 3 hari, jadi kalau diisi S$ 10 bisa dipakai di hari ke 4.

Sempat bingung di MRT saat di Tanah Merah menggunakan East West Line (green), seharusnya change MRT malah saya gak turun, dan saya balik lagi menuju ke Airport, dan harus balik lagi ke Tanah Merah dan change train menuju hostel di Chinatown, yah, biasa harus salah dulu buat backpacker. Kalo gak salah gak asik dah. Xixixixix eh pas ganti MRT salah lagi di North East Line (ungu) yang seharusnya ke arah Punggol malah ke Harbourfroat, heheheheh maklum masih baru sekali menginjakkan kaki disini.

Setelah sampai di MRT Chinatown, saya menuju hostel melalui exit F. Wow baru menginjakkan kaki di Chinatown sudah disuguhi aneka penjual oleh-oleh (kaos, souvenir, gantungan kunci dll) mata jadi melek, tapi saya harus mencari hostel dulu. Setelah menemukan hostel  5footways, check in dan istirahat.

Ternyata cukup keroncongan perutnya, cacing-cacing sudah bernyanyi-nyanyi.  Dan ternyata saya baru sadar kalau susah mencari nasi yang halal, di sepanjang Chinatown banyak penjual makanan Chinese dan saya kurang sreg, dan pilihan terakhir pada McDonald, dan yach….tetap saja nasi tidak ada, adanya Cheese Burger, gag apa-apa lah daripada gak makan. Nyamm…..

Setelah  kenyang, ketemu dengan 3 princess yang sudah janjian sebelumnya, princess satunya gak bisa ikut karena sakit, dan belum apa-apa mereka sudah dapat masalah, gembok koper si Rizky gag bisa di buka, dan sok jadi The Prince Indonesia (#alay) sok-sokan mau buka dan hasilnya tau donk, tetap gak bisa dibuka. Tapi akhirnya minta bantuan si Koko di receptionist yang membukakan, lah si cewek-cewek pada senyum-senyum sama si Kokonya, kabur ah……

ImageSetelah bersiap diri, mandi dan gosok gigi tidak lupa menyisir rambut, next destination kita bersama ladies ke Clark Quay dan Boat Quay, cukup naik MRT kita sudah sampai di sana.

Clark Quay dan Boat Quay adalah tempat nongkrong di café dan Bar buat turis sambil menikmati sungai yang bersih, kalau pengen keliling sepanjang sungai kita bisa menyewa dan membayar sekitar S$ 40-60an. Tapi kayaknya menikmati malam menyusuri sungai sambil berjalan kaki merupakan pilihan buat backpacker. Kita bisa melihat live music di café atau sekedar berpoto-poto. Lah disini ada yang unik. Ada penjual es krim seorang kakek dari Timur Tengah, cukup unik karena pembeli akan dikerjai dengan bunyi klentengan yang dipukul keras dan akan mengambil es krim yang sudah dipegang sama pembeli, si Endita ngakak kena kerjai pak Tua. S$ 5 per dua scoop es krim.

Malam ini cukup disini saja perjalanan kita, karena sudah malam dan menyimpan tenaga untuk next destination. Singapore memang Negara kecil yang bersih, jembatan penyeberangan saja menggunakan lift dan di sepanjang jembatan ada tanaman yang mempercantiknya serta bukan bau pesing seperi di Indonesia  sepanjang jembatan melainkan bau harumnya parfum….

Okt
09

#2 (12-05-2013)

Hoammmzzzz masih ngantuk, enaknya tidur dan bangun siang. Yup, saat ini hari ke-2 di Kuala Lumpur, agenda hari ini ke Genting Highland, tiket bis pukul 11.00 am, dan sekarang masih pukul 9.00 ada waktu kurang lebih 2 jam untuk ke Pasar Seni beli oleh-oleh. Cukup sekali naik MRT dan sampai di Pasar Seni. Wah hanya punya waktu satu jam untuk beli oleh-oleh pasti akan lebih seru (kayak ikutan kuis). Dengan tanpa pikir panjang dan langsung ambil di Pasar Seni, oleh-oleh pun di tangan, cukup menguras tanaga karena Cuma punya waktu satu jam untuk belanja oleh-oleh. Dan hasilnya sekarang sudah jam 11.25 dan bis menuju ke Genting Highland sudah berangkat L

Setelah negoisasi dengan petugasnya, saya harus beli tiket lagi sebesar RM 4.5 untuk pergi ke Genting Highland. Tiket yang sudah saya beli hangus karena bis sudah berangkat, (pelajaran: waktu sangat berharga, naik bis saja harus sesuai tiket, coba di Indonesia seperti ini) dan memakan waktu kurang lebih 1-2 jam menuju Genting Highland dari KL Sentral.

Pemandangan menuju Genting dihiasi oleh alam yang terawat, jalan-jalan juga tertata rapi. Sampai disana harus naik Cable Car untuk mencapai puncak Genting, cukup amazing karena baru kali ini naik kereta gantung. Kira-kira butuh 15-20 menit, perjalanan yang cukup panjang juga tapi tetap seru.

ImageSesampai di Upper Genting Highland muter-muter cari Casino yang sudah banyak ditulis sama blogger-blogger di internet, ternyata nyata dan ada di Genting Casino, akh! Saya lihat saja orang-orang berjudi yang kebanyakan Chinese, saya tidak bisa maennya, daripada tekor gak bisa pulang, heheheheheh.

Setelah puas menikmati dan melihat  orang bermain di Casino, sekarang lanjut ke Outdoor Theme Park, yah semacam hiburan ala Indonesia, kurang menarik karena wahananya hanya ada beberapa. Setelah di Outdoor Theme Park lanjut ke Indoor Theme Park, bisa melihat aksi-aksi sulap atau belanja bagi yang suka shopping.

Kira-kira pukul 05.00 pm saya merasa capek dan untuk turun ke down harus menggunakan cable car lagi, dan menggunakan bis lagi menuju ke KL Sentral, bis saya jadwalnya pukul 7.00 pm tetapi kalau ada bis yang kosong boleh ikut, tetapi tidak boleh naik kalo jadwal bisnya sudah lewat dari jam yang tertera di tiket.

Sampai di KL Sentral badan rasanya capek sekali. Dan saatnya istirahat, mala mini saya hanya di kamar dan menikmati  sekitar hotel dengan makan-makan ala Kuala Lumpur

Okt
09

ImageLiburannn!!!!!!!!!

Yap,kali ini traveling lagi ke Kuala Lumpur dan Singapore. Setelah setahun yang lalu ke Kuala Lumpur. Liburan kali ini cukup lama karena 7 hari di dua Negara yaitu tanggal 11-13 Mei 2013 di Kuala Lumpur dan 13-17 Mei 2013 di Singapore.

#1 (11 Mei 2013)

Berangkat dari Probolinggo menggunakan bis ekonomi jam 5 pagi (bis patas belum beroperasi), cukup murah Rp 14.000 tapi karena duitnya pecahan Rp 50 ribu, dan hanya ada Rp 13.000 bayar deh Cuma Rp 13.000. kurang lebih butuh waktu 2-3 jam sampai Juanda Airport.

Kira-kira 2 jam perjalanan yakni jam 7.30 am sampai di Terminal Purabaya dan harus naik bis Damri ke Juanda Airport, cukup bayar Rp 15.000. dan jam 8.00 am sampailah di Juanda Airport dengan tergesa-gesa karena jam 8.50 am. Pesawat harus boarding. Setelah bayar airport Tax sebesar Rp 150.000 (international) ke imigrasi, semua berjalan dengan lancar. Begitu juga pada saat masuk ke waiting room, dimana selalu digeledah koper yang kita bawa. Note: jangan membawa alat kosmetik atau peralatan mandi yang melebihi 100 ml karena pasti akan disita sama petugas (pengalaman tahun lalu ke Kuala Lumpur yang disita banyak sekali).

Tepat jam 8.50 am boarding Surabaya – Kuala Lumpur dengan pesawat Airasia dan tiba di LCCT (Low Cost Carrier Terminal) Kuala Lumpur dengan selamat pukul 12.45 pm. Kali ini LCCT relatif sepi tidak seperti tahun lalu yang harus antri cek imigrasi sampai mengular. Liburan kali ini tidak begitu ramai, hehehehe jadi lebih save waktu.

Setelah cek imigrasi, langsung deh mencari counter penjual Simcard untuk update status di BB, kalau dulu beli DiGi, sekarang coba pakai i-Mobile, kata penjual counternya beli simcard gratis, tapi cukup beli pulsanya, alahhh bisa aja marketingnya. Beli simcar seharga RM 15 (sekitar Rp 48 ribu) sudah bisa update status BB dan browsing unlimited.

Perut kayaknya kerocongan nech, seperti tahun lalu mampirlah ke Marrybrown, seperti juga tahun lalu beli nasi lemak disini, sekarang beli Rice Chicken with Milo, lumayanlah buat isi perut. Harganya kira-kira RM 10-12. LCCT tidak banyak berubah seperti tahun lalu saat saya ke sini. Setelah perut ada isinya langsung menuju ke KL Sentral untuk check in hotel. Cari bas menuju ke KL Sentral menggunakan bas express RM 9. Kira-kira butuh waktu 1-1,5 jam untuk menuju KL Sentral dari LCCT.

Sesampai di KL Sentral harus menuju hotel untuk check in. kali ini saya menginap di Signature Hotel, biar bedalah kalau dulu di MyHotel. Akhhh saatnya istirahat setelah perjalanan yang cukup panjang. Saatnya zzzzzzzz

Setelah puas tidur dan badan sudah mulai fresh kembali, waktunya jalan-jalan. Kali ini saya memilih pergi ke Petronas, mumpung masih siang hari, viewnya bagus untuk take a photo, Karena tahun lalu saya ke sini di malam hari. Cukup mudah untuk menuju kesini, kita tinggal jalan dari hotel ke KL Sentral naik MRT menuju Petronas. Kalau tidak salah hanya bayar RM 1.2. Setelah puas poto-poto , makan malam dan gagal naik ke Petronas karena tiketnya sudah sold out (untuk naik ke Petronas harus bayar RM 80 for adult) ya sudahlah, akhirnya kembali ke hotel.

Tapi sebelum balik hotel, mampir dulu ke Masjid Jamek, eh ternyata ada hiburan ala Malaysia, ada atraksi hiburan music, bazaar dan lain-lain di depan gedung Kementrian kebudayaan Malaysia, yang pasti lagu-lagu Melayu (akh kurang minat, mendingan lagunya Ariel Noah saja) setelah cukup melihat kebudayaan dan bazaar balik lah ke hotel, sebelum balik ke hotel, saya harus beli tiket perjalanan PP dan Wisata di Genting Highland (RM 60). Dan sekarang waktunya istirahat sebelum melanjutkan perjalanan selanjutnya. Gud nite!!!!

Agu
09

D’belpepper, di sudut cafe di kota aku diasingkan dari kantorku sebelumnya. entah apa alasannya aku bisa diasingkan ke sini, Probolinggo. Sembari menenangkan pikiran dan iringan lagu klasik. Aku sendirian ingin menulis semua kisah kehidupan yang sudah terjadi. Ingin menumpahkan semua masalah yang telah mengendap di otak selama beberapa hari ini setelah kejadian yang sungguh membuat aku malu dan menyesalinya. Tetapi nasi sudah menjadi bubur dan aku tidak bisa menengok ke belakang.

Terkadang ada rasa penyesalan, tetapi aku harus bagaimana lagi bila itu sudah terjadi dan tidak bisa lagi untuk menghapusnya. Terkadang sesuatu yang sudah tertuliskan tidak lagi kita menghapusnya, bekas itu akan ada untuk selamanya, hanya melupakannya akan menjadi hal yang baik dan akan mempertimbangkan setiap apa yang akan kamu lakukan.

Sungguh, aku ingin menulis apa yang ada dalam otakku tetapi aku ragu apakah tulisanku akan menjadi sebuah hal yang bisa membuat aku survive atau akan membuat aku down. Makanya aku hanya akan menulis jika di pojok cafe ini semua problema yang aku rasakan sedang bercampur aduk dan aku mungkin pengecut yang hanya bisa menulis tanpa tau arah apa yang sedang aku tulis.

Ya sudahlah, mungkin hanya fruit salad dan chocolate ice cream yang tau jika pikiranku sudah penuh sesak dengan hal yang ingin aku ungkapkan. Mungkin aku belum siap mengungkapkannya. Aku hanya berharap bisa memberikan yang terbaik untuk hal di depanku bukan di belakangku.

Jun
27

Traveling sudah menjadi soul dalam hidup saya. Saya selalu punya rencana pergi ke suatu tempat untuk bisa mendapatkan pengalaman-pengalaman yang tidak biasa yaitu pengalaman akan mengunjungi tempat-tempat yang baru dan bertemu dengan orang-orang baru

Tahun depan 2013 saya sudah punya rencana traveling. Saya memutuskan untuk pergi ke Bali dan (Malaysia dan Singapore). Seperti biasa, saya selalu browsing tiket-tiket promo yang menawarkan tiket penerbangan murah sehingga saya bisa lebih menghemat, apalagi untuk kebutuhan finansial selama liburan juga akan tinggi. Dengan tiket yang murah maka saya akan lebih bisa mengatur keuangan saya pada saat liburan.

Saya dapat email di blackberry messeger saya. Segera saja saya buka dan ternyata dari salah satu penerbangan yang sudah saya daftarkan email saya. Wow!!! Ternyata saya dapat info tiket promo untuk penerbangan domestik. Wah kebetulan sekali saya sudah merencanakan traveling ada penawaran info promo dari suatu penerbangan.

Yang saya ketahui sebelumnya saat promo tiket murah ini berlangsung, sangat sulit sekali untuk bisa booking karena harus mengantri, ditambah dengan banyaknya pembeli yang akan membeli tiket promo secara online. Saya tidak putus asa, segera saya membuka situs maskapai penerbangan dan ikut mengantri. Kurang lebih 15 (lima belas) menit akhirnya saya bisa memilih jadwal penerbangan sekaligus harganya. Alangkah terkejutnya ketika saya lihat harga Surabaya-Denpasar untuk penerbangan tahun 2013 hanya Rp 5.000 PP (Pulang – Pergi). Ini bukan promo lagi melainkan penerbangan gratis karena harga ini lebih murah daripada naik bus atau travel ke Bali.

Antara percaya dan tidak percaya, karena harga biasanya bohong, ada insurance dsb. Memang benar harga ini harga untuk tax nya saja sedangkan base farenya Rp 0. Saya lanjutkan booking saya dengan mengisi form yang harus diisi. Setelah proses berlangsung, memang benar saya harus membayar insurance Rp 45.000 sehingga total harga tiket PP surabaya-Denpasar Rp 55.000. Saya sudah sangat senang karena harga ini sangat murah sekali. Tapi pada saat saya berencana membayar booking tiket saya menggunakan kartu kredit, saya ternyata harus membayar lagi Rp 30.000. Agak sedikit kecewa dengan tambahan fee ini. Tapi saya beberapa kali Gagal melakukan pembayaran transaksi. Apakah karena antrian yang banyak dan harga yang fluktuatif, karena pada saat saya coba ulang booking dengan tanggal yang sama harga sudah naik. Terpaksa saya harus cari tanggal keberangkatan dengan harga yang lebih murah. Dan tetap saja saya selalu gagal melakukan pembayaran melalui credit card. Saya berfikir pembayaran bukan lagi pembayaran dengan kemudahan transaksi karena beberapa kali failed dan ini berlangsung cukup lama, sampai saya pesimis bisa mendapatkan tiket murah.

Sekitar 20-30 menit saya sudah menyerah untuk mendapatkan tiket promo murah karena saya gagal terus melakukan pembayaran dengan credit card. Tapi tiba-tiba saya ada angin segar dan saya ingat bahwa pembayaran bisa dilakukan melalui internet banking BCA (www.bca.co.id). Internet banking BCA adalah produk perbankan secara online banking karena dapat melakukan transaksi perbankan melalui media internet secara praktis, kapan saja dan dimana saja khususnya nasabah Bank BCA. Segera saja saya ambil key BCA saya dan melakukan booking ulang. Dan alangkah terkejutnya ketika saya hanya mendapatkan tiket PP Sby-Dps hanya Rp 55.000. Kemudahan transaksi ini merupakan layanan perbankan yang cukup cepat mengingat pada saat kita di buru oleh waktu dan batas pembayaran. Kemudahan layanan perbankan Internet BCA saya anggap sebagai kemudahan yang sangat menguntungkan karena saya bias mendapatkan tiket untuk liburan saya.

Akhirnya tiket liburan sudah ditangan berkat kemudahan transaksi Internet BCA. Karena saya tidak harus antri seperti credit card, layanan internet BCA lebih cepat dari credit card. Tidak banyak produk perbankan yang memberikan kemudahan bertansaksi secara cepat seperti Internet banking BCA (www.bca.co.id) karena sesuai dengan pengalaman saya layanan perbankan BCA merupakan solusi perbankan untuk masa.

Mei
25

Auwwww sudah setahun lebih saya gak nge-BLOG, rasanya kangen bisa nulis lagi, tanganku sudah kangen untuk mengetik2 lagi curcol atau apapun. Banyak hal2 yang ingin tulis, mulai backpaker ke Kuala Lumpur, Bandung hingga rumah baru yang baru saja dibeli..

Pasti seru cerita2 yang bakalan saya tulis…tunggu yaaaa