membuka mata dengan wawasan
Just another WordPress.com weblog

Arsip untuk Mei 2008

Full Scholarship dari British Council

Mei 30, 2008

‘BC blog competition – KE’ Chevening Scholarship adalah beasiswa yang diberikan oleh pemerintah Inggris bagi warga Negara asing khususnya Indonesia untuk menyelesaikan studinya di Inggris. Beasiswa ini sangat menguntungkan sekali bagi warga Negara Indonesia karena seiring dengan mahalnya pendidikan di Indonesia, tawaran beasiswa dari pemerintah Inggris ini menjadi alternatif pilihan untuk mendapatkan pendidikan. Beasiswa ke […]

Workshop One Day Technopreneurship di Gedung PPI Unibraw

Mei 30, 2008

Seminar Technopreneurship tanggal 24 Mei 2008 kemarin dihadiri oleh peserta lebih dari 200 peserta. Dari pendaftaran yang di buka mulai hari Senin, 19 Mei hingga hari Jum’at, 23 Mei 2008 cukup antusias di tanggapi oleh mahasiswa Unibraw. Terbukti hingga pendaftaran terakhir lebih dari 300 peserta yang mendaftar sementara hanya 150 peserta dari Unibraw dan 50 […]

“Festival Malang Kota Bunga” Pameran Bunga, Tanaman Hias dan Bazar Buku

Mei 30, 2008

Tepatnya barengan dengan acara festival “Malang Kembali”, acara Festival Malang Kota Bunga di gelar. Tepatnya di depan Perpustakaan Kota Malang, di Jalan Ijen. Di sini pengunjung bisa melihat Tanaman Hias seperti Anthurium, Aglonema, Kaktus, Mawar batik dll. Banyak stan yang menjual tanaman hias. Harganya pun lumayan murah. Aku punya kesempatan ikut jaga stan buku di […]

Festival “MALANG KEMBALI” is back…..

Mei 30, 2008

Agenda “Malang Kembali” adalah agenda tahunan Kota Malang untuk mengadakan acara mengenang masa lalu melalui Festival. Mulai tanggal 22-25 Mei 2008 Kota Malang menggelar lagi festival yang sudah memasuki tahun ketiga setelah “Malang Tempoe Doeloe” sebagai temanya. Tepatnya di sepanjang Jalan Ijen Kota Malang, festival ini di gelar dengan pengunjung yang melebihi angka 20.000 orang. […]

intercultural dialogue

Mei 8, 2008

apa sich intercultural dialogue? perbedaan adalah sesuatu yang unik bagi kita manakala kita menganggap bahwa perbedaan menjadi penyambung kita untuk menjadi sempurna. perbedaan yang kita miliki sebenarnya bukanlah menjadi halangan bagi kita untuk minder atau menepis harapan kita kedepan. bagi kita perbedaan dan dialog budaya menjadi pemersatu kita……… bersambung