membuka mata dengan wawasan
Just another WordPress.com weblog

Seven Days Trip to KL and SG #3 day

#3 (13-05-2013) 

Yes, pagi ini saya harus flight ke Singapore, pesawat saya jam 11.30 am Waktu Malaysia yang sama dengan waktu Singapore. Seperti biasa breakfast McMuffin with tea di Mc Donald. Hari ini saya benar-benar merasakan breakfast at Kuala Lumpur, Lunch di Singapore di negeri orang. Pagi-pagi saya bingung, di tiket tigerairways tercatat departure dari Kuala Lumpur International Airport (LCC Terminal). Ini departure dari KLIA apa LCCT? Saya memutuskan untuk membeli tiket bis ke KLIA seharga RM 10, tapi saya masih ragu, untungnya bis masih berangkat setengah jam lagi. Saya merasa bingung, ada petugas airasia yang baru saja turun dari bis, saya tanya ke mbak-mbaknya dan dia jawab kalo penerbangan dari LCCT. Saya tambah bingung, dari KLIA apa LCCT. Dan akhirnya saya putuskan berangkat dari LCCT. Dan saya harus membeli tiket lagi sebesar RM 9, dan thanks God, God save me. Ternyata benar saya harus departure dari LCCT. Kalo tadi jadi ke KLIA, saya tidak bisa ke Singapore. 

Tepat jam 11.30 am setelah melewati proses check in dan imigrasi, pesawat tigerairways menuju Singapore dari Kuala Lumpur. Wah uang ringgitnya harus dihabiskan neh, dan coklat di LCCT terbeli dengan sisa ringgit yang masih ada. Ringgitpun habis dan siap menghabiskan dollar Singapore. Butuh waktu satu jam menuju Singapore dari Kuala Lumpur, perjalanan ini saya habiskan untuk tidur untuk me re-charge tenaga. Tapi saat mau landing, mata tak henti-hentinya melihat keindahan Singapore. Its amazing…..

Touch Down Singapore,

ImageSetelah turun dari pesawat, langsung deh melihat-lihat Changi Airport yang penuh dengan keindahan nya. First impression,  gerogi, capek, shock, fear, bercampur aduk lah. Tau sendiri, menurut tulisan-tulisan di internet Singapore sangat ketat sekali, sampai migraine kepalaku karena shock. Setelah menenangkan diri, calm down, and listening music, akhirnya bisa berpikir, cek imigrasi lancar dan saatnya mencari MRT menuju city.

Sempat bingung dan muter-muter akhirnya saya menemukan counter pembelian tiket MRT, setelah baca buku dan Tanya pada petugas, saya membeli STP (Singapore Tourism Pass) yaitu tiket MRT, BUS, LRT yang bisa dipakai unlimited, karena saya di Singapore 5 hari, saya beli tiket yang 3 hari S$ 30 (bisa di refund S$ 10 kalau kartunya di kembalikan). Setelah beli, saya tempel di mesin tiket, dan suruh masukkan cash, S$ masuk mesin, dan loh, saya kok jadi oon, STPnya kan bisa langsung dipakai. Tapi gak apa-apa STP nya kan berlaku 3 hari, jadi kalau diisi S$ 10 bisa dipakai di hari ke 4.

Sempat bingung di MRT saat di Tanah Merah menggunakan East West Line (green), seharusnya change MRT malah saya gak turun, dan saya balik lagi menuju ke Airport, dan harus balik lagi ke Tanah Merah dan change train menuju hostel di Chinatown, yah, biasa harus salah dulu buat backpacker. Kalo gak salah gak asik dah. Xixixixix eh pas ganti MRT salah lagi di North East Line (ungu) yang seharusnya ke arah Punggol malah ke Harbourfroat, heheheheh maklum masih baru sekali menginjakkan kaki disini.

Setelah sampai di MRT Chinatown, saya menuju hostel melalui exit F. Wow baru menginjakkan kaki di Chinatown sudah disuguhi aneka penjual oleh-oleh (kaos, souvenir, gantungan kunci dll) mata jadi melek, tapi saya harus mencari hostel dulu. Setelah menemukan hostel  5footways, check in dan istirahat.

Ternyata cukup keroncongan perutnya, cacing-cacing sudah bernyanyi-nyanyi.  Dan ternyata saya baru sadar kalau susah mencari nasi yang halal, di sepanjang Chinatown banyak penjual makanan Chinese dan saya kurang sreg, dan pilihan terakhir pada McDonald, dan yach….tetap saja nasi tidak ada, adanya Cheese Burger, gag apa-apa lah daripada gak makan. Nyamm…..

Setelah  kenyang, ketemu dengan 3 princess yang sudah janjian sebelumnya, princess satunya gak bisa ikut karena sakit, dan belum apa-apa mereka sudah dapat masalah, gembok koper si Rizky gag bisa di buka, dan sok jadi The Prince Indonesia (#alay) sok-sokan mau buka dan hasilnya tau donk, tetap gak bisa dibuka. Tapi akhirnya minta bantuan si Koko di receptionist yang membukakan, lah si cewek-cewek pada senyum-senyum sama si Kokonya, kabur ah……

ImageSetelah bersiap diri, mandi dan gosok gigi tidak lupa menyisir rambut, next destination kita bersama ladies ke Clark Quay dan Boat Quay, cukup naik MRT kita sudah sampai di sana.

Clark Quay dan Boat Quay adalah tempat nongkrong di café dan Bar buat turis sambil menikmati sungai yang bersih, kalau pengen keliling sepanjang sungai kita bisa menyewa dan membayar sekitar S$ 40-60an. Tapi kayaknya menikmati malam menyusuri sungai sambil berjalan kaki merupakan pilihan buat backpacker. Kita bisa melihat live music di café atau sekedar berpoto-poto. Lah disini ada yang unik. Ada penjual es krim seorang kakek dari Timur Tengah, cukup unik karena pembeli akan dikerjai dengan bunyi klentengan yang dipukul keras dan akan mengambil es krim yang sudah dipegang sama pembeli, si Endita ngakak kena kerjai pak Tua. S$ 5 per dua scoop es krim.

Malam ini cukup disini saja perjalanan kita, karena sudah malam dan menyimpan tenaga untuk next destination. Singapore memang Negara kecil yang bersih, jembatan penyeberangan saja menggunakan lift dan di sepanjang jembatan ada tanaman yang mempercantiknya serta bukan bau pesing seperi di Indonesia  sepanjang jembatan melainkan bau harumnya parfum….

Iklan

Satu Tanggapan to “Seven Days Trip to KL and SG #3 day”

  1. Oke loh ya kthuan trnyata am wece2 wkwkwk good info mas.. ^_^


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: